Month: January 2019

Mengatasi Gejala Kecanduan Nikotin Setelah Berhenti Merokok

Published / by admin / Leave a Comment

Memang tidak mudah untuk keluar dari efek candu rokok. Kebanyakan mantan perokok sering kali mengalami efek berhenti merokok yang cukup dahsyat. Mulai dari berat badan naik drastis, gangguan kecemasan, stres, hingga depresi. Semua ini merupakan gejala kecanduan nikotin yang seringnya membuat Anda tergoda untuk kembali merokok. Lantas, adakah untuk mengatasi gejala kecanduan nikotin ini? Intip trik jitunya berikut ini.

Cara jitu mengatasi gejala kecanduan nikotin

Orang yang sedang berusaha berhenti merokok mungkin pernah mengalami gejala kecanduan nikotin beberapa kali. Ciri-ciri Anda mengalami kecanduan nikotin di antaranya pusing, mulut kering, batuk, sembelit, kecemasan, hingga depresi.

Hal ini terjadi karena nikotin yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu kebahagiaan di otak. Ketika Anda berhenti merokok, tubuh akan merasa kehilangan “manfaat” nikotin yang memberikan kesenangan tadi. Akibatnya, Anda jadi stres dan muncul hasrat untuk kembali mengisap rokok.

Apa pun yang terjadi, jangan pernah sekali-kali kembali merokok. Tenang, berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kecanduan nikotin:

Cari kesibukan lain

Banyak mantan perokok yang mengeluh badan jadi gemuk setelah berhenti merokok. Karena itulah, tidak sedikit orang yang tidak ingin berhenti merokok supaya berat badannya tetap stabil. Atau, ada juga yang melampiaskannya dengan banyak makan supaya hasrat merokok tidak kembali muncul.

Ketika gejala kecanduan nikotin mulai muncul, coba alihkan perhatian Anda secepat mungkin. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, mulai dari main game, main alat musik, membaca buku, pergi jalan-jalan, atau tidur.

Olahraga rutin

Nikotin dapat membangkitkan suasana hati yang kacau. Itu kenapa merokok sering kali dijadikan pelampiasan saat Anda sedang emosi atau marah. Padahal, efek ini hanya sementara dan justru membuat Anda semakin kecanduan nikotin.

Untuk mengatasinya, cobalah olahraga rutin untuk mengendalikan mood Anda setiap hari. Dilansir dari Healthline, cukup 30 menit olahraga setiap hari bisa mengalahkan rasa lelah dan stres setelah berhenti merokok, lho.

Olahraga berfungsi sebagai obat stres alami. Pasalnya, olahraga dapat meningkatkan endorfin, yaitu hormon kebahagiaan, yang bisa membuat Anda jauh lebih tenang. Bagi Anda yang sering susah tidur setelah berhenti merokok, olahraga rutin juga bisa membantu Anda mendapatkan tidur lebih nyenyak.

Istirahat yang cukup

Setelah berhenti merokok, Anda mungkin jadi sering merasa cepat lelah dan tidak bertenaga. Hal ini normal terjadi karena tubuh Anda bekerja lebih ekstra untuk menghilangkan efek kecanduan nikotin.

Sebagai solusinya, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap hari, misalnya dengan tidur siang. Bila tidak memungkinkan, tidurlah lebih awal dan pastikan Anda tidur minimal 7-8 jam supaya tubuh kembali segar.

Tidur akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengeluarkan sisa nikotin dan racun dari rokok.

Beberapa Kesalahan Diet Yang Harus Di Perhatikan Agar terhindar Dari Penyakit

Published / by admin / Leave a Comment

Kesalahan Diet ? Tak bisa dipungkiri, kenaikan berat badan merupakan momok yang paling ditakuti oleh hampir semua orang, terutama wanita. Meski dianggap sepele, namun kenaikan berat badan dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang.


Untuk menjaga berat badan tetap stabil, umumnya para wanita akan menjalani diet dengan mengatur pola makan dan berolahraga. Namun sayangnya, masih banyak kesalahan pola diet yang sering dilakukan. Apa saja? Berikut ulasannya Dari HonorQQ

Hanya mengkonsumsi makanan berprotein.
Alih-alih mengikis berat badan, terlalu banyak makan protein justru akan menimbulkan gangguan kesehatan, seperti kenaikan berat badan, gangguan hati dan otak, kolesterol tinggi, hingga kerusakan ginjal. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli diet untuk mengetahui jumlah protein yang dibutuhkan agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Tidak memakan sayuran
kurang mengkonsumsi sayuran dapat menghambat penurunan berat badan. Ya, seperti yang telah diketahui, sayuran seperti brokoli, sawi, dan bayam kaya akan serat. Serat tersebut berguna untuk meminimalisir rasa lapar dan menjaga perut agar tetap kenyang lebih lama. Selain itu, serat juga dapat merangsang sistem metabolisme dan pencernaan, menyantap sayuran setiap hari akan memaksimalkan pembakaran kalori dalam tubuh

Tidak konsisten
Menurunkan berat badan bukanlah proses yang instan. Dibutuhkan setidaknya 2-4 bulan untuk merasakan hasilnya. Meski tidak dapat merasakan langsung, namun bila tetap konsisten menjalaninya, berat badan akan cepat turun.
Oleh sebab itu, terus lalukan pola diet sehat dengan cara mengatur pola makan dan berolahraga secara teratur. Jangan berhenti melakukannya sebelum berhasil menurunkan berat badan.

Melewatkan sarapan
Sarapan merupakan elemen paling penting saat menjalani proses penurunan berat badan. Para pendiet dianjurkan untuk sarapan dengan porsi yang cukup agar tubuh memiliki tenaga untuk beraktivitas.
Sebuah penelitian mengungkapkan, menyantap makanan sehat dalam jumlah besar saat sarapan dapat membantu menjaga perut agar tetap kenyang lebih lama, sehingga mengurangi minat untuk ngemil atau menyantap makanan tidak sehat lainnya

Memakan makanan ringan setelah berolahraga
Berolahraga dapat membantumu untuk mencapai berat badan yang diidamkan, namun jangan sesekali menyantap camilan sesaat setelah berolahraga. Menyantap makanan ringan setelah berolahraga akan menghambat peluruhan lemak, dan bahkan memicu penambahan lemak dalam tubuh, sehingga berat badan akan semakin meningkat. Sebaiknya, minum air putih atau air kelapa dalam jumlah banyak agar tubuh tetap terhidrasi dan kadar elektrolit tubuh akan tetap stabil.

Ini Masker Wajah yang Sesuai Kebutuhan Jenis Kulit Kamu

Published / by admin / Leave a Comment
Ini Masker Wajah yang Sesuai Kebutuhan Jenis Kulit Kamu

Membesihkan wajah serta menggunakan rangkaian skincare secara rutin saja belum cukup maksimal untuk menghindari Masalah Kulit. Kamu membutuhkan perawatan ekstra seperti facial di klinik profesional, atau yang termudah dengan menggunakan masker di rumah. Ada berbagai macam jenis masker yang bisa disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit, misalnya sheet mask, clay mask, atau gel mask. Namun, kamu sudah tahu jenis masker apa yang kamu butuhkan, belum? Yuk, kita bahas.

Clay Mask = Kulit Berminyak


Clay mask adalah salah satu jenis masker terpopuler saat ini. Bahan dasar yang terbuat dari tanah liat ini memiliki tekstur kering sehingga mampu menyerap kelebihan minyak dan kotoran yang mengendap di dalam pori-pori kulit. Untuk kamu yang punya kulit berminyak dan berjerawat, clay mask akan membantu proses deep-cleansing, mengeksfoliasi sel kulit mati, sekaligus mengecilkan pori-pori. Tapi mengingat sifatnya adalah mengeringkan, sebaiknya kamu tidak mendiamkan hingga over-dry dan cukup menggunakannya satu kali seminggu.

Gel Mask = Kulit Kering dan Sensitif


Jenis masker ini memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Maka dari itu, gel mask memiliki efek soothing dan sensasi dingin yang menenangkan kulit saat diaplikasikan. Jika kamu memiliki jenis kulit kering dan sensitif, gel mask akan membantu mengembalikan tingkat hidrasi sekaligus menenangkan kulit yang sedang mengalami iritasi atau inflamasi. Saran Cosmo, coba pilih gel mask berbahan dasar green tea atau aloe vera yang kaya akan antioksidan untuk mengurangi reaksi dari kulit sensitif.

Cream Mask = Kulit Normal


Pada umumnya, cream mask mengandung bahan minyak dan pelembap yang berfungsi menutrisi ke dalam lapisan kulit sekaligus memperbaiki sel-sel yang mulai kering. Karena itulah, jenis masker ini akan membantu mengoptimalkan perawatan kulit normal yang cenderung kulit. Jika kamu menginginkan tampilan kulit wajah yang lebih kenyal dan glowing, pilih cream mask yang mengandung hyaluronic acid, karena memiliki sifat pengikat molekul air yang efektif untuk mengencangkan dan menjaga elastisitas kulit.

Exfoliating Mask = Semua Jenis Kulit


Sesuai dengan namanya, exfoliating mask bekerja mengeksfoliasi sel-sel kulit mati dan artinya menjadikan wajah kamu bersih maksimal bahkan terlihat lebih cerah. Sebagian besar produknya memiliki kandungan hydroxy acid (misalnya glycolic dan lactic acids) serta enzim buah-buahan yang sangat bermanfaat untuk melakukan proses tersebut. Selain mengeksfoliasi, jenis masker ini juga biasanya diformulasikan dengan pencerah kulit yang efektif. Tapi ingat, girls! Jangan menggunakannya secara berlebihan karena dapat membuat kulit kering dan iritasi.

Sheet Mask = Sesuaikan dengan Formulanya


Sheet mask is everywhere! Hampir setiap merek skincare terkini menciptakan produk sheet mask-nya sendiri. Jenis masker ini sangat digemari karena komponennya diciptakan seperti serum sehingga dapat diserap secara langsung oleh kulit. Tapi walau dikatakan cocok untuk semua jenis kulit, ada pula yang mengalami reaksi alergi atau jerawat setelah pemakaian. Maka dari itu, kamu harus memerhatikan secara detil mengenai formula kandungan, agar bekerja optimal pada kulit.