Mengatasi Gejala Kecanduan Nikotin Setelah Berhenti Merokok

Memang tidak mudah untuk keluar dari efek candu rokok. Kebanyakan mantan perokok sering kali mengalami efek berhenti merokok yang cukup dahsyat. Mulai dari berat badan naik drastis, gangguan kecemasan, stres, hingga depresi. Semua ini merupakan gejala kecanduan nikotin yang seringnya membuat Anda tergoda untuk kembali merokok. Lantas, adakah untuk mengatasi gejala kecanduan nikotin ini? Intip trik jitunya berikut ini.

Cara jitu mengatasi gejala kecanduan nikotin

Orang yang sedang berusaha berhenti merokok mungkin pernah mengalami gejala kecanduan nikotin beberapa kali. Ciri-ciri Anda mengalami kecanduan nikotin di antaranya pusing, mulut kering, batuk, sembelit, kecemasan, hingga depresi.

Hal ini terjadi karena nikotin yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu kebahagiaan di otak. Ketika Anda berhenti merokok, tubuh akan merasa kehilangan “manfaat” nikotin yang memberikan kesenangan tadi. Akibatnya, Anda jadi stres dan muncul hasrat untuk kembali mengisap rokok.

Apa pun yang terjadi, jangan pernah sekali-kali kembali merokok. Tenang, berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kecanduan nikotin:

Cari kesibukan lain

Banyak mantan perokok yang mengeluh badan jadi gemuk setelah berhenti merokok. Karena itulah, tidak sedikit orang yang tidak ingin berhenti merokok supaya berat badannya tetap stabil. Atau, ada juga yang melampiaskannya dengan banyak makan supaya hasrat merokok tidak kembali muncul.

Ketika gejala kecanduan nikotin mulai muncul, coba alihkan perhatian Anda secepat mungkin. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, mulai dari main game, main alat musik, membaca buku, pergi jalan-jalan, atau tidur.

Olahraga rutin

Nikotin dapat membangkitkan suasana hati yang kacau. Itu kenapa merokok sering kali dijadikan pelampiasan saat Anda sedang emosi atau marah. Padahal, efek ini hanya sementara dan justru membuat Anda semakin kecanduan nikotin.

Untuk mengatasinya, cobalah olahraga rutin untuk mengendalikan mood Anda setiap hari. Dilansir dari Healthline, cukup 30 menit olahraga setiap hari bisa mengalahkan rasa lelah dan stres setelah berhenti merokok, lho.

Olahraga berfungsi sebagai obat stres alami. Pasalnya, olahraga dapat meningkatkan endorfin, yaitu hormon kebahagiaan, yang bisa membuat Anda jauh lebih tenang. Bagi Anda yang sering susah tidur setelah berhenti merokok, olahraga rutin juga bisa membantu Anda mendapatkan tidur lebih nyenyak.

Istirahat yang cukup

Setelah berhenti merokok, Anda mungkin jadi sering merasa cepat lelah dan tidak bertenaga. Hal ini normal terjadi karena tubuh Anda bekerja lebih ekstra untuk menghilangkan efek kecanduan nikotin.

Sebagai solusinya, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap hari, misalnya dengan tidur siang. Bila tidak memungkinkan, tidurlah lebih awal dan pastikan Anda tidur minimal 7-8 jam supaya tubuh kembali segar.

Tidur akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengeluarkan sisa nikotin dan racun dari rokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *